Selasa, 25 November 2008

LAgi-laGi ceDeRa

CEDERA
Alessandro Del Piero jelas kecewa skuadnya ditahan Catania 1-1 di Stadion Olimpico, (25/9). Menurutnya, Juventus telah cukup berhasil mengendalikan pertandingan. Meski demikian, kapten Juve itu merasa masih beruntung dengan hasil seri tersebut. "Kami terlalu cepat mengontrol pertandingan. Kami pun menunggu hasil 1-1 untuk membalas. Saya telah mencoba menciptakan peluang 20 menit terakhir dan menyalahkan kondisi lapangan yang tidak bersahabat," sesal Del Piero (25/9)."Kami sangat haus kemenangan. Anda pasti tahu itu, dan kami akan terus begitu," lanjutnya. Saat ini Juventus sedang dalam perjalanan ke Stadion Marassi. Bianconeri akan dijamu striker Sampdoria Antonio Cassano dkk, akhir pekan ini.


FREE KICK
Penampilan gemilang Jack Wilshere di laga Carling Cup, Rabu (24/9), mampu memikat hati pelatih Arsenal Arsene Wenger. Promosi gelandang 16 tahun tersebut ke tim senior The Gunners ternyata tepat. Wilshere sukses mencetak gol perdananya ke gawang Sheffield United. "Dia masih sangat muda, tapi dia sangat fokus dan perannya cukup menentukan. Anda bisa lihat, dia sangat berbakat," jelas Wenger (25/9). "Banyak orang mengatakan dia mirip Liam Brady, karena dia sangat seimbang meski harus berubah haluan di lapangan dan saya yakin dia akan jadi pemain tengah yang hebat. Dia juga andal berada di belakang striker," lanjutnya.


BERITA BOLA

Haus Dengan Kemenangan
“Portsmouth Takluk”
Luiz Felipe Scolari mengaku puas dengan kemenangan Chelsea atas Portsmouth 4-0 dalam laga Carling Cup, (25/9). Artinya, sebagai pelatih baru The Blues, Scolari mampu memenangkan tiga kompetisi pertamanya. Perubahan formasi pemain yang dijajal Scolari dalam pertandingan melawan Portsmouth ternyata sangat tepat. Sang manajer pun terkesan dengan seluruh permainan skuad The Blues. Frank Lampard mempersembahkan dua gol untuk Chelsea. Gol pembuka Lampard pada menit 36 merupakan hadiah penalti, disusul gol Malouda saat babak pertama hampir berakhir. Empat menit ketika babak kedua baru dimulai, Lampard kembali mencetak gol keduanya. Gol ketiga The Blues ini kemudian dilengkapi dengan suksesnya tendangan Kalou ke gawang Portsmouth di menit 64. "Didier tampil menawan dibanding dua pertandingan sebelumnya, meski dia hanya turun lapangan 45 menit. Kemampuannya semakin meningkat. Saya senang dia bermain sangat apik," puji Scolari (25/9). "Sedangkan permainan Kalou juga lebih baik daripada saat dia kembali dari Olimpiade lalu. Tak hanya itu, Scolari juga memuji penampilan Ivanovic yang menggantikan winger Jose Bosingwa. "Karakteristiknya berbeda dari Jose Bosingwa dan Belletti. Namun, itulah yang membuatnya malah bermain cemerlang. Dia mampu mengontrol posisinya dengan sempurna, Setiap kompetisi itu penting, entah itu Carling Cup atau FA Cup, Kami ingin memenangkan semua pertandingan yang kami mainkan. "Saya sangat gembira. Kami telah memulai tiga kompetisi dan memenangkan ketiganya," lanjut pelatih 59 tahun itu.

Penampilan ke-600 Tuk Zanetti
Sepertinya tak banyak pemain yang awet bertahan di satu klub besar selama bertahun-tahun. Tak heran, Javier Zanetti satu di antara yang sedikit itu. Dia baru saja menorehkan penampilan ke-600 buat Inter Milan. Laga ke-600 untuk "La Beneamata" itu digenapkan Zanetti saat melakoni lanjutan partai Seri A Italia melawan Lecce (25/9), di Stadion Giuseppe Meazza yang merupakan kandang Inter.

Beberapa menit sebelum peluit tanda pertandingan dimulai, sebuah prosesi kecil dilakukan di atas lapangan. Zanetti yang adalah kapten Inter diserahi sebuah piringan penghargaan dari wakilnya, Ivan Cordoba. "Saya sangat bangga. Sulit menemukan pemain yang bisa bertahan di satu klub selama sekian tahun dan tak mudah menjaga posisi Anda di klub seprestisius ini," tegas Zanetti sebelum mengukir penampilan ke-600-nya.

Zanetti yang lahir di Buenos Aires, Argentina, 10 Agustus 35 tahun silam memulai karir sepakbolanya bersama klub lokal Talleres de Remedios de Escalada pada tahun 1992. Hanya semusim dia ada di sana karena Banfield langsung memboyongnya. Di klub itu, nama Zanetti mulai mencuri perhatian. Sempat dilirik dua klub raksasa Argentina, River Plate dan Boca Juniors, Zanetti akhirnya menyeberang ke Italia untuk berbaju Inter tahun 1995. Situs Wikipedia menyebutnya sebagai salah satu pembelian pertama presiden Inter saat ini, Massimo Moratti.

Tak heran, Inter terbilang banyak mendatangkan pemain baru, posisi Zanetti belum tergeser. Performa dan kepemimpinannya membuat dia terus dipercaya. Kesempatan ini pun dijawabnya dengan kesetiaan dan konsistensi. Dengan jumlah penampilan menyentuh angka 600, Zanetti masih tertinggal jauh dari Paolo Maldini yang sudah 873 kali membela AC Milan jumlah penampilan terbanyak di Seri A. Kedua kapten penuh loyalitas itu berkesempatan bertemu dalam derby kota Milan akhir pekan ini.

Tidak ada komentar: